Selasa, 22 Maret 2016

Bagian Mesin Utama

omponen terpenting pada mobil adalah aki, alternator, Powertrain Control Module, Kolom Kemudi, dan Fuel Injector. Mobil tidak akan bisa beroperasi tanpanya, bahkan bisa tidak nyala sama sekali.

1. Aki
Tanpa arus listrik, mobil tidak akan dapat hidup. Mobil adalah mesin listrik, dan aki lah yang memberinya kehidupan.

Aki mengandung bahan kimia dan gas yang dapat merembes keluar dan menyebabkan korosi pada terminal aki. Menggosok terminal aki menggunakan sikat gigi dan baking soda mampu memperpanjang hidup aki.

2. Alternator
Fungsi alternator adalah untuk membangkit energi listrik ketika mesin baru hidup, terutama untuk mengisi muatan listrik aki. Memang, tanpa alternator mobil masih bisa jalan, tapi hanya sebatas sampai muatan listrik pada aki masih ada. 




Tidak ada teknik khusus untuk merawat alternator. Jika ada kerusakan, maka hal tersebut dapat dideteksi secara dini melalui konsol dashboard yang terdapat gambar aki-nya. Jika alenator rusak kurang dari 50 persen, maka itu masih bisa direkondisi. Tetapi jika sudah melebihi 50 persen, maka satu-satunya cara adalah dengan menggantinya.

3.Powertrain Control Module

Mobil modern dilengkapi dengan sistem yang canggih dengan komponen utamanya disebut PCM (powertrain control module), sebuah mikrosrosesor yang berfunsi sebagai pusat informasi mobil. PCM juga sering disebut dengan ECU atau electronic control unit.

Tanpa PCM yang berfungsi, mobil tidak akan bekerja secara efisien. Dalam beberapa kasus, mobil bahkan tidak bisa berjalan sama sekali. Bagaimana tidak, PCM menerima data dari seluruh sensor mobil termasuk menghitung laju aliran bahan bakar.

4. Kolom Kemudi
Sementara PCM adalah otak elektronik mobil Anda, maka kolom kemudi adalah perangkat yang menghubungkan langsung pengemudi dengan berbagai fungsi utama mobil, atau dengan kata lain pusat kontrol mobil penting lainnya.

Beberapa kontrol yang terdapat pada kolom kemudi adalah gear shifter, mengubah lampu dan mengaktifkan wiper. Tanpa part ini, dapat dibayangkan betapa tidak mungkinnnya mengendarai sebuah mobil dengan aman.

5. Fuel injector 
Mayoritas mobil menggunakan bahan bakar fosil untuk sumber energi. Agar dapat terbakar sempurna, mobil perlu menggunakan fuel injector.
Proses pembakaran bensin pada mesin dimulai melalui fuel pump yang mendorong bensin dari tangki menuju filter bahan bakar kemudian ke fuel rails, yang jadi rumahnyafuel injector.
Fuel injector berfungsi untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar atau istilahnya mengabutkan bahan bakar.


yang lain : 
1. Sistem Pendingin
Semua mesin mobil modern menggunakan sistem liquid-cooling atau pendingin air. Sesuai namanya, sistem ini berguna untuk menyerap panas dari mesin agar tetap dapat beroperasi dengan maksimal. Tanpa ini, mesin akan mengalami overheat.


Kerusakan pada sistem pendinginan air biasanya terletak pada radiator dan thermostat.Jika radiator berfungsi untuk melepaskan panas, maka thermostat berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi.

2. TransmisiTransmisi tentu saja sangat penting bagi mobil. Secara umum, transmisi adalah salah satu sistem pemindah tenaga yang meneruskan tenaga atau putaran mesin dari kopling ke poros propeler.
Perawatan transmisi otomatis pada dasarnya lebih mudah dari manual. Meskipun begitu, umumnya cara merawat kedua jenis transmisi tersebut adalah mengganti oli transmisi secara rutin. Transmisi rusak dapat memicu kerusakan pada komponen lain.

3. SuspensiJalan berlubang dan tidak rata membuat mengemudikan mobil menjadi tidak nyaman. Untungnya, suspensi yang baik dapat meminimalisir hal tersebut. Karena itulah, komponen paling penting selanjutnya adalah sistem suspensi.


Pada dasarnya, semua mobil dibangun untuk menyerap guncangan. Tapi, sistem suspensi itu sendiri memiliki beberapa fungsi yang tidak tergantikan, misalnya peredam kejut. Tentu, sebuah mobil tidak layak jalan tidak memiliki sistem suspensi.

4. BanBan tidak hanya benda bulat yang terbuat dari karet. Seperti semua komponen mobil, setiap bagian dari ban telah dikembangkan menjadi lebih baik dan semakin bermanfaat. Setiap jenis ban mengandung senyawa yang akan mempengaruhi karakteristik ban.



Ban yang baik memberikan perjalanan yang mulus. Tapi pada akhirnya, ban selalu berkaitan dengan traksi. Semakin baik kemampuan grip ban, semakin mudah kontrol pengemudi terhadap mobilnya.

5. Rem
Tidak ada yang akan menyangkal bahwa rem adalah salah satu komponen terpenting dari sebuah mobil. Apalagi, teknologi yang semakin maju memungkinkan kecepatan mobil semakin tinggi. Karena itu, rem pun harus semakin baik.



Semakin sering digunakan, bantalan rem perlahan aus dan harus diganti. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil manapun. Jangan sampai rem mobil aus dan membahayakan nyawa pengemudinya sendiri.


bahan:http://otomotif.liputan6.com/read/2252976/10-komponen-mobil-terpenting-jangan-abaikan-ii

Karburator dan Injeksi

Sistem injeksi diklaim lebih baik dari karburator dalam kendaraan bermotor. Meskipun demikian, pada dasarnya fungsi keduanya tetap sama, yaitu mencampurkan bensin dengan udara sebelum masuk ke ruang bakar. 

Pada karburator, bensin masuk ke ruang bakar karena `dihisap` oleh pergerakan piston pada silinder. Sementara itu, sistem injeksi menggunakan injektor yang berfungsi seperti keran yang membuka dan menutup aliran bensin dan dikontrol dengan piranti elektronik bernama Engine Control Unit (ECU). 

Dengan piranti ECU, injektor akan secara otomatis menentukan kapan dan seberapa banyak menyemprotkan bensin agar terbakar dengan jumlah udara yang ada. Lantas, dengan mekanisme tersebut, apa kelebihannya? Apa juga kekurangannya? 

Kelebihan

Dengan dikontrol oleh ECU, maka perbandingan antara jumlah bahan bakar dan udara (air–fuel ratio/AFR) akan presisi. Hal ini membuat pembakaran pada sistem injeksi jauh lebih baik dibanding karburator. 

Karena pembakarannya lebih sempurna, maka konsumsi bahan bakarnya pun akan lebih irit. Ini pula yang menyebabkan beberapa motor skutik yang terkenal lebih boros bahan bakar dibanding motor bebek beralih menggunakan sistem injeksi. 

Kemudian, sistem injeksi juga membuat pemilik motor tidak perlu repot melakukan penyetelak AFR. Pada karburator, setelah AFR kerap berubah karena getaran yang dihasilkan mesin atau memang kualitas karburatornya sudah menurun. Sementara itu, pengolahan AFR pada sistem injeksi dikontrol oleh mekanisme elektronik. 

Kekurangan

Meskipun banyak kelebihannya, sistem injeksi tetap memiliki kekurangan. Salah satunya adalah harga yang lebih mahal dibanding karburator karena komponen elektronik yang lebih modern.

Kemudian, kekurangan lainnya adalah masih sedikitnya bengkel yang mampu untuk memperbaiki sistem injeksi jika terjadi kerusakan. Perlu alat khusus untuk mengetahui apakah injektor mengalami kerusakan atau tidak. 

Selain itu, sistem ini juga sensitif terhadap kelistrikan. Sistem injeksi yang baik membutuhkan listrik yang stabil. Maka, jika sistem kelistrikan motor bermasalah, misalnya aki soak, maka ada kemungkinan sistem injeksi juga akan ikut bermasalah.



Daftar Motor Injeksi sekarang:


Daftar Motor dengan Sistem Injeksi

By 
Honda

Honda Vario 125 Fi
Honda Supra X 125 PGM–Fi
Honda Absolute Revo Fi 
Honda Blade 125 Fi
Honda Spacy Helm In PGM-FI
Honda Beat-Fi
Honda CBR 150R

Yamaha 

Yamaha V-Ixion
Yamaha Mio J
Yamaha Jupiter Z1
Yamaha Mio Soul GT
Yamaha YZF R15 

Suzuki

Suzuki Nex
Suzuki Shogun 125
Suzuki Let's
Suzuki Inazuma 250

Kawasaki

Kawasaki ER-6N
New Kawasaki Ninja 250
Kawasaki ER-6F
Kawasaki Ninja ZX-6R

Knocking Injeksi

Motor Injeksi didesain menyesuai dengan bensin yang dijual umum. Namun pada dasarnya, mesin modern sudah dirancang dengan spesifikasi khusus sehingga rasio kompresinya tinggi guna mendapatkan efisiensi yang tinggi. Semakin tinggi rasio kompresinya, maka makin tinggi oktan yang dibutuhkan.

Lantas, apa akibatnya jika tidak mematuhi standar ini, misalnya menggunakan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah dibanding yang direkomendasikan?

Akibat menggunakan bensin dengan oktan yang lebih rendah dari yang direkomendasikan adalah kerusakan piston, serta menurunnya kinerja mesin secara keseluruhan.

Mesin dengan rasio kompresi tinggi memerlukan bensin yang terbakarnya lebih lambat, di mana ini tersedia pada bensin beroktan tinggi. Nah, jika bensin yang digunakan oktannya lebih rendah, maka bensin tersebut akan 'terbakar' tidak sempurna lebih awal dari waktu busi memercikkan api.

"Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin 'terbakar' mendahului busi memercikkan api. Akibatnya, piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut yang menghasilkan apa yang disebut ngelitik/knocking,"Jika ini terjadi terus menerus, maka piston akan rusak, dan bahkan bisa bolong.

Mungkin......
Beberapa pabrikan yang masih memperbolehkan penggunaan bensin beroktan rendah yang tidak sesuai, kemungkinan besar telah mengatur timing pengapian di ECU. "Tetapi tentu sebenarnya mengorbankan performa," ...

Motor Sekarang (Agak) Rapuh

+komstir yang lebih cepat Aus + dan gampang termakan pelor yang hampir kering.
 umumnya =gemuk yang ada di dalamnya kurang walaupun motor baru sekalipun

+aki yang lebih cepat habis/tekor. karena motor injeksi terlalu mengandalkan aki untuk sumber kelistrikan.
Pemakaian aki yang biasanya di atas setahun, di motor injeksi cuma 6-8 bulan karena setrumnya banyak ngambil di aki termasuk untuk sistem injeksinya.


Cek Lampu Indikator Injeksi Anda

Salah satu perbedaan antara sepeda motor injeksi dan karburator adalah adanya lampu indikator atau malfunction Indicator Lamp (MIL) di paneldashboard. Dalam berbagai buku petunjuk, dikatakan bahwa sebelum menyalakan mesin dianjurkan untuk menunggu lampu ini padam dulu.  

===>Lampu indikator yang mati memastikan bahwa tidak ada part injeksi yang bermasalah.
jadi menunggu lampu indikator mati itu dilakukan agar si pengemudi memastikan komponen injeksi tidak ada yang bermasalah sebelum motor benar-benar dihidupkan

Kalau lampu indikator itu tidak mati, dan justru terus berkedip, maka dapat dipastikan ada yang salah dari sistem injeksi. Kedipan motor pun ternyata punya artinya sendiri. Durasi kedipan yang berbeda menandakan adanya masalah di komponen yang berbeda pula.

"Jika ada yang rusak, biasanya lampunya kedip-kedip. Tergantung durasi. Itu menandakan sesuatu yang rusak. Tapi durasi itu tergantung modelnya juga. Beda-beda menandakannya"

Sebagai contoh sepeda motor injeksi Yamaha. Menurut salah satu sumber di internet, nyala lampu indikator 1 detik dibacanya 10, sedangkan nyala dengan durasi 0,5 detik dibaca 1. 

Lampu akan mati selama 1,5 detik sebagai penjeda dengan nyala sebelumnya. Terakhir, lampu yang mati selama 3 detik diartikan sebagai tahap awal untuk menunjukkan kerusakan lain.

Dari rumus ini, maka dapat disimpulkan bagian mana yang rusak. Misalnya, jika kedipan 1 detik terjadi dua kali, maka angkanya jadi 20. Lalu lampu 0,5 detik nyala sebanyak 8 kali, maka kode kerusakan adalah 28 (20+8). Di motor Yamaha, angka 28 merupakan kode kerusakan dari sensor suhu mesin.


Motor Injeksi agar lebih Awet

Dasarnya : mesin yang harus tetap dilumuri oli agar lebih awet. Sementara agar semua bagian mesin itu terlumuri oli (oli tersebar merata ke semua bagian mesin), tak ada cara lain selain memanaskan motor (baik injeksi / karburator).

Juga saat menyalakan mesin motor di pagi hari sebaiknya dilakukan dengan kick starter, bukan electric starter. Tujuannya agar oli lebih mudah menyebar ke semua bagian mesin.

"Baiknya pula, disela dulu sekitar tiga kali sebelum kunci kontak on. Agar waktu motor hidup sudah ada oli yang melumuri mesin" juga sebaiknya kendaraan dipanaskan dalam waktu 10 menit +juga digas. Tujuannya agar oli terdistribusi lebih maksimal.